Macam Macam Supercharger

seperti bahasan sebelumnya superharger adalah salah satu alat force induction (induksi paksa) pada mesin pembakaran dalam.

ada 3 (tiga) jenis spercharger yang banyak dikenal di kalangan pecinta automotive. dan semuanya memiliki kesamaan yang khas, yaitu digerakan oleh sabuk (belt) yang bersumber dari putaran mesin melalui crankshaft

ketiga jenis supercharger itu diantaranya

  1. Centrifugal supercharger
  2. root Supercharger
  3. Twin screw Supercharger

1. Centrifugal supercharger

Centrifugal supercharger memiliki disaiin hampirsama seperti turbo, dengan bentuk keong yang khas dan memanfaatkan impeler sebagai kompresoh untuk menghisap sekaligus meniupkan udara bertekanan kedalam ruang bakar mesin,

sumber : paxtonauto.com

 

sumber : dsportmag.com

 

supercharger tie centrifugal menjadi supercharger yang banyak diproduksi dan digunakan, bahkan sudah menjadi standar penggunaan dijalan dan balapan ringan

Saran Penggunaan :

Kendaraan biasa, kendaraan komersial, Balap Jalanan, Drag Racing

Hal Positif

  1. Sagat Flexsible dalam menentukan tenaga yang diperlukan
  2. Temperatur udara yang dihasilkan rendah sehingga masih bisa digunakan tanpa intercoller
  3. Dapat diandalkan dengan baik
  4. mudah dipasang bahkan tanpa banyak perubahan

Hal Negatif

  1. Persis seperti sepupunya turbo charger, Centrifugal supercharger ini sangat kurang dalam low RPM

2. Root Supercharger

root supercharger adalah disain supercharger pertama yang dihgunakan secak 1880-an. pada awalnya root supercharger berupa pompa udara bukan kompresor udara seperti sekarang.

umum nya root supercharger memiliki 2 buah atau lebih poros lobus.

selain dapat memberikan tenaga lebih biasanya root supercharger akan sangat menarik bla dipasang dan ditonjolkan sampai kelar kap mesin.

root supercharger juga menawarkan tambahan tenaga yang cukup besar sejak putaran pertama

Rekomendasi penggunaan

Jalanan Towing, Extreem Drag Race, Kendaraan Show Off

Point Positif

  1. Langsung mendapatkan boost dalam rpm rendah. Bahkan bisa mendapatkan boost saat mesin idle
  2. Gain potensial yang cukp tinggi
  3. dapat diandalkan
  4. dapat menambah penampilan monil

point negatip

  1. pemasangan yang sedikit rumit
  2. lemah di RPM tinggi
  3. hasil udara yang dihasilkan panas
  4. bobot berat

 

3. Twin Screw Supercharger

supercharger jenis ini adalah penyempurnaan dar root suercharger, penyempurnaan dalam bentuk bilah lobus yang lebih ditajamkan sehingga berbentuk alur screw.

secara kinerja dan skema sama. namun lebih baik di supply udara sehingga tenaga yang dihasilkan jauh lebih besar

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s