Pasang Turbo Pada Semua Jenis “Mesin”

Stop Gaptek… Pelajari petunjuk pemasangan turbo pertama anda (secara teori)

mengapa ada orang yang mencoba menambahkan tenaga yang lebih besar pada mesin N/A (Naturally Aspirated). saat inidah banyak tersiar di youtube bahwa mobil mobil bermesin besar (dalam ukuran cc) dapat dikalahkan dengan mudah oleh mobil mobil bermesin kecil dengan tambahan turbocharger, bahkan technologi mesin sekaran lebih banyak membuat mesin mesin ber cc kecil. jangan khawatir kami akan berikan sedikit rahasia kepada anda tentang bagaimana carnya.

PERTAMA.

apa yang diperlukan?, karena pembahasan mengenai pemasangan turbo jelas yang dibutuhkan adalah Turbocharger. apa itu turbocharger, anda dapat pelajai disini.

besar dan kecilnya turbocharger yang diperlukan tentu disesuaikan dengan besarkecilnya mesin dimana turbo akan dipasangkan. beberapa perusahaan pembuat turbo menyediakan berbagai ukuran turbocharger, dari terkecil hingga terbesar. pada umumnya mereka juga sudah meyediakan tabel penggunaan turbo

IMG_20170819_182705_007salah satu cara untuk menentukan secara manual adalah dengan memilih ukuran kompresor yang memberikan efisiensi pada rentang RPM . kompresor yang lebih kecil akan lebih efisien pada kisaran RPM rendah namun akan membuat lebih banyak panas pada putaran mesin yang lebih tinggi. Ini juga akan membatasi arus pada rpm yang lebih tinggi. Kompresor yang terlalu besar akan menyebabkan peningkatan lag dan kemungkinan lonjakan kompresor pada rpm yang lebih rendah dan menjadi yang paling efisien pada putaran mesin yang lebih tinggi.Jadi sangat penting untuk mendapatkan ukuran yang benar. Terlalu kecil gulungan turbin cepat tapi membatasi di ujung atas. Terlalu besar turbin tidak bisa memberikan daya yang cukup ke kompresor di ujung bawah.

Rasio tekanan dan aliran udara yang tepat adalah dua hal yang Anda butuhkan untuk mengevaluasi kompresor. Pilih turbo dengan kompresor yang menempatkan dua titik yang diplot antara 65 dan 70 persen efisiensi untuk diaplikasikan. Untuk mendapatkan rasio tekanan, cukup tambahkan jumlah dorongan pada psi ke tekanan atmosfir standar (14,7) dan bagiilah 14,7. Kami akan menggunakan 10 psi karena mendekati ambang batas keselamatan untuk mesin gas pompa nonintercool. Rasio tekanan untuk mesin pada 6.000 rpm adalah 1,68.

KEDUA

Wastegastes And Bypass Valves

anda bisa bayangkan, karena tekanan dorongan dibuat oleh tekanan knalpot dan roda kompresor yang berputar, sangat mungkin untuk memberi mesin lebih banyak dorongan daripada nilai oktan bahan bakar. Kondisi ini disebut overboost, dan bisa dikontrol oleh katup yang disebut wastegate yang bypasses gas buang di sekitar turbo dan masuk ke dalam aliran knalpot. Wastegate diacu untuk mengatur jumlah energi maksimum yang dikirimkan ke turbin dan oleh karena itu jumlah dorongan yang dihasilkan oleh kompresor. Jenis, lokasi, dan ukuran wastegate adalah kunci untuk sistem yang efektif. (untuk pemula ABAIKAN). karena pada kasus wastegate internal pada turbocharger bekas sudah menjadi satu paket.

KETIGA

Panas, Detonasi, dan Intercooling

Pada awalnya teknologi turbo tidak dibarengi dengan intercooling, termasuk mobil mobil penguna turbo pada masa awal turbo di implementasikan. namun seiring kebutuhan pasokan tenaga yang besar dengan cara modifikasi sehingga turbo yang digunakan lebih besar dari kapasitas mesin dimana kompresi yang dihasilkan berkalilipat besarnya sehingga udara yang dihasilkan sangat panas. dan ini tentuu berbahanya karena dapat menyebabkan ledakan. dari hal itu diperkenalkan lah INTERCOOLER yang berfungsi untuk menurunkan suhu udara bertekanan tinggi yang dihasilkan oleh turbo sebelum memasuki ruang bakar. dan diketahui juga udara yang lebih dingin berpengaruh terhadap kerapatan uap campuran bahan bakar dan udara sehingga lebihbaik pada saat terjadi ledakan dalam ruang bakar mesin. dalam hitungan persentasi cooled air intake dapat meingkatkan tenaga sampai 10%

 

KEEMPAT

Bahan Bakar

Keperluan tenaga yang besar tentu diiringi dengan kebutuhan bahan bakar yang besar. maka mendekati mustahil bahan bakar hemat tapi tenaga lebih besar. yang memungkinkan adalah dengan penambahan bahan bakar 20% tenaga yang dihasilkan 40%.

ada 2 type skema saluran bahan bakar yang sering digunakan, blowtrought dan sucktrought. penggunaan turbo umumnya menggunakan skema blowtrought karena penggunaan turbocharger identik dengan pemilihan sistem injeksi sebagai distribusi bahan bakar, namun ada juga yang menggunakan skema sucktrought yang biasa digunakan oleh para pemasang supercharger. namun pemasangan sucktrought bada turbocharger mempunya tingkat resiko yang lebih tinggi

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s